::HELLOMAHESI- BEAUTY BLOGGER::

INDONESIA BEAUTY, FOOD, TRAVEL BLOGGER

Sunday, May 12, 2019

,



Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 5 mei 2019 hellomahesi mengikuti workshop bersama komunitas Indonesia Social Blogpreneur yang biasa dikenal sebagai komunitas ISB. Komunitas ini menjadi salah satu komunitas terkeren yang pernah hellomahesi ikuti. Bagaimana tidak, komunitas yang dikelola oleh 4 blogger professional ini berhasil menyatukan para blogger nusantara. Workshop ini bertempat di Indosat ooredoo Malang, jl. Jaksa Agung Suprapto No.47 samaan, klojen, Malang dan bertemakan “creat opportunities from blogging” atau membuat peluang dari kegiatan blog. Materi yang disampaikan benar benar menarik lagi berguna, selain itu pengampu materi benar benar ahli pada bidangnya, mereka adalah mbak Ani Berta, mbak Dama Vara, mbak Riri Restiani serta mbak Liswanti Pertiwi.

kak riri sebagai pemateri pertama

Sesi pertama dimulai pada pukul 10.00 WIB, kak Riri Restiani seorang beauty blogger entrepreneur sukses menjadi pemateri pertama terkait integrasi wirausaha dengan blogger. Kak riri berhasil menjadi seorang pengusaha dan blogger di usia muda sehingga sangat berpengalaman dibidang ini, materi dimulai dengan topik perbedaan wirausaha dan karyawan, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing, kak rie menyampaikan tips ampuh memulai usaha yaitu: memilih usaha yang tepat dalam artian sesuai tingkat kebutuhan pasar dan juga trend namun menurut k rie Passion dan hobby menjadi kunci utama memulai usaha. “mulailah dengan hal hal yang disukai” ujar ka rie. Sebagaimana kak rie yang memulai usaha yang sesuai minatnya yaitu fashion kemudian kak rie memanfaatkan status mahasiswa dan melihat peluang bahwa fashion, kerajinan flanel, craft bisa menghasilkan pundi pundi rupiah.

Awalnya kak rie menawarkan produknya (kado wisuda, bros, anting, kalung) ke bagian kesenian kampus, tidak lupa kak rie juga memanfaatkan blog, dan media sosial sebagai media promosi produknya, ulasan demi ulasan produk kak rie menghiasi blog www.PrincessRhie.com, blog menjadi pilihan ka rie karena blogger dapat menjadi media penyalur passion sekaligus media mengembangkan bisnis. Hasil tidak pernah mengkhianati usaha, sekarang bahkan pihak kampus sering menghubungi kak rie sebagai produsen boneka kenang kenangan wisuda. Sampailah kak rie pada tingkatan financial fredom di usia muda, cantik, trendi, inspiratif bukan?


Menjelang akhir sesi pertama kak rie berujar bahwa usaha juga tidak lepas dari kerugian. oleh karena itu, kak rie menyampaikan tips meningkatkan kreatifitas dalam wirausaha untuk meningkatkan serta menstabilkan usaha yang kita miliki karena usaha jika dikelola dengan baik akan berbuah manis. Berikut Tips meningkat kreatifitas dalam wirausaha ala kak Riri Restiani:


1. Motivasi tinggi, bekerja cerdas dan inovatif


2. Tidak takut menciba hal baru


3. Belajar dari pengalaman orang lain


4. Berada di lingkungan yang baik


5. Menjual hobby dan keahlian yang kita miliki


6. Cekatan untuk memulai usaha


7. Mau menerima kritikan orang lain


8. Mau bersilaturrahim


9. Tidak pasrah akan keadaan


10. Konsisten, Ulet dan tekun


Bagaimana tertarik untuk berwirausaha sembari ngeblog? Tertarik sekali pastinya. Tidak cukup sampai disini materinya teman teman. Sesi kedua dilanjutkan oleh kak Dama Vara mau tau keseruannya? Just keep on readiing J



kak Dama Vara sebagai pemateri kedua
Sesi kedua betemakan pentingnya desain bagi para blogger. kak Dama Vara yang pernah menghadiri undangan konferensi international oleh mozzila di Texas menyampaikan beberapa aplikasi desain ramah pengguna yaitu aplikasi Canva, salah satu materi yang sangat saya ingat adalah pentingnya moodboard untuk desain sebuah konten. Moodboard adalah pilihan unsur warna yang ada pada desain kita. Kak Dama juga menjelaskan agar kita memikirkan keseluruhan unsur desain termasuk tata letak saat diunggah ke sosial media sebut saja Instagram, aplikasi yang biasa digunakan ka dama untuk merapikan feed adalah aplikasi UNUM.

Tuesday, May 7, 2019

,

Foto dokumentasi: CNN Indonesia
 
Kegiatan komunikasi menjadi aktifitas paling penting nan mendasar dalam kehidupan manusia, dimana seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berkomunikasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara krusial, komunikasi digunakan untuk menyampaikan gagasan agar dipahami oleh orang lain. Keterbatasan kemampuan, jarak juga waktu menjadikan manusia menciptakan teknologi komunikasi jarak jauh tak terbatas yang familiar disebut sebagai telekomunikasi. Sedangkan, Infrastruktur telekomunikasi adalah struktur fisik yang mendasari jaringan komunikasi, berbentuk dan merupakan pendukung komunikasi jarak jauh[1]


Kondisi geografis dan demografis Negara Indonesia yang terdiri dari beragam pulau juga lautan, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah berikut penduduknya untuk mengadakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang stabil. Beberapa permasalahan yang kerap terjadi perihal infrastruktur telekomunikasi adalah tidak meratanya jangkauan internet di daerah pelosok Indonesia. Ketimpangan infrastruktur memang menjadi kendala yang dihadapi Indonesia dalam memacu perkembangan ekonomi digital. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Katadata Research, kecepatan sinyal internet di Jakarta bisa mencapai 7 Mbps. Namun, di luar Jawa jauh lebih rendah. Bahkan, di Papua, kecepatan mengunduh masih di bawah 1 Mbps.[2] 
 
Kendala lainnya adalah jangkauan sinyal infrastruktur telekomunikasi berupa Internet secara nasional sebesar 22,2%. Pulau Jawa memiliki persentase tertinggi yaitu sebesar 28,3%, selanjutnya pulau Sumatera sebesar 26,2%, lalu pulau Sulawesi sebesar 17,1%, pulau Kalimantan sebesar 16,5%, pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 16,2%, dan pulau Papua serta Maluku sebesar 14,1%. [3] Berdasarkan data tersebut, pulau Papua dan Maluku menjadi daerah dengan jangkauan internet terkecil. Sedangkan, pengguna internet terbanyak berpusat di daerah barat khususnya pulau jawa sebagai pusat pemerintahan negara.

Foto dokumentasi: www.sooperboy.com

Pembangunan Infrastruktur telekomunikasi yang merata dan menyeluruh akan menciptakan jaringan komunikasi yang stabil diseluruh negeri, implikasinya berupa kemudahan proses saling tukar menukar informasi bahkan transaksi jarak jauh yang sedang marak dewasa ini. Stabilitas telekomunikasi juga mampu meretas permasalahan kemiskinan dan meningkatkan ekonomi nasional, karena, infrastruktur merupakan penunjang kesejahteraan masyarakat. Sebagai contoh dibidang telekomunikasi seperti: muncul berbagai bentuk pasar ekonomi kreatif yang memanfaatkan aplikasi, website, dan sosial media. Sehingga, muncul berbagai pekerjaan baru khas milenial seperti: youtuber, blogger, buzzer, enthusiast, entrepreneur, web developer, dan conten creator, influencer. Semua pekerjaan mereka sangat bergantung dengan fasilitas internet yang memadai. Jika, ada seorang creator berasal dari pedalaman papua sedang daerahnya belum terakses internet dengan baik, bagaimana bisa creator tersebut mengimprovisasi keterampilannya?


Disamping itu perbedaan tarif internet yang mahal antar pulau juga pasti mempengaruhi stabilitas kesejahteraan Nasional. Bisa disimpulkan bahwa Proses pembangunan infrastruktur telekomunikasi memiliki tiga tujuan utama yaitu: perbaikan standar dan kualitas hidup masyarakat, peningkatan ketersediaan serta perluasan distribusi berbagai macam barang kebutuhan hidup yang pokok, dan perluasan pilihan-pilihan ekonomis juga sosial bagi setiap individu dan bangsa secara keseluruhan. [4] Kabar baiknya, di tahun 2019 ini Kementrian Komunikasi dan Informasi ingin memfokuskan pemerataan infrastruktur telekomunikasi tanah air, sembari memperkuat ekosistem digital sebagai solusi ketimpangan telekomunikasi nasional.


Program pemerataan infrastruktur telekomunikasi ini dilakukan dengan cara melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan proyek satelit palapa ring yaitu bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi broadband (pita lebar), Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur. Sebagai informasi, Palapa Ring Tengah yang dibangun melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara itu terdiri atas kabel serat optik darat sepanjang 1.326,22 km kabel darat dan 1,787,06 km kabel laut. Proyek ini menjadikan Indonesia memiliki jaringan 4G dengan kecepatan 30 Mbps. [5]



Foto dokumentasi: Kominfo

Proyek ini melibatkan banyak pihak dalam manajemen pembangunan, penyediaan dana, serta pengundang investor. Salah satu pihak yang turut berpartisipasi pembangunan ini adalah PT SMI atau Sarana Multi Infrastruktur (persero), sebagaimana tiga pilar dedikasi Indonesia perusahaan ini bergerak dalam bidang pembiayaan dan Investasi, jasa konsultasi serta pengembangan proyek. Pada tahun 2016 lalu PT SMI menjadi bagian dari kreditur sindikasi dalam perjanjian kredit dengan PT LEN Telekomunikasi Indonesia terkait proyek Palapa Ring Tengah. Tidak hanya itu PT SMI juga memberi pengaruh positif untuk pembangunan Infrastruktur yang lain seperti menjadi fasilitator penyiapan dua proyek showcase Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS): proyek Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta dan proyek Sistem Penyediaan Air Minum Umbulan, yang membuka peluang bagi Perseroan untuk mengembangkan ragam jasanya di sektor infrastruktur. Karenanya PT SMI mendapat apresiasi luar biasa dari tokoh kenamaan Indonesia yaitu: Sri Mulyani selaku Mentri Keuangan Indonesia, Menko bidang kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Mentri Perhubungan Budi Karya Sumaidi.

Daftar Pustaka

Puslitbang PPI-Kominfo. (2014). Indikator Teknologi Informasi dan Komunikasi 2014. Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia: Jakarta

Grant, A. E. & Meadows, J. H. (2010). Communication Technology Update and Fundamentals. 12th Edition. Focal Press

Todaro,MP., dan Smith, SC., (2006). Pembangunan Ekonomi Ed ke-9. (Terjemahan) Erlangga, Jakarta.

https://inet.detik.com/telecommunication/d-4356259/ diakses pada hari kamis, 14 Februari 2019

Majalah SWA, https://swa.co.id/swa/trends/technology/strategi-pemerintah-perluas-jangkauan-internet

Penulis: Rahna Mahesi Retnani
Bahasa dan Sastra Arab
Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang
untuk diikut sertakan dalam lomba menulis yang diselenggarakan oleh PT SMI tema yang ditulis mengenai telekomunikasi

[1] Grant, A. E. & Meadows, J. H. (2010). Communication Technology Update and Fundamentals. 12th Edition. Focal Press

[2] Majalah SWA, https://swa.co.id/swa/trends/technology/strategi-pemerintah-perluas-jangkauan-internet

[3] Puslitbang PPI-Kominfo. (2014). Indikator Teknologi Informasi dan Komunikasi 2014. Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia: Jakarta

[4] Todaro,MP., dan Smith, SC., (2006). Pembangunan Ekonomi Ed ke-9. (Terjemahan) Erlangga, Jakarta.

[5]https://inet.detik.com/telecommunication/d-4356259/ diakses pada hari kamis, 14 Februari 2019
,


Ilustrasi: https://makassar.sindonews.com

Ketika kita mendengar kata beasiswa, imajinasi kita secara spontan akan berfikir mengenai biaya pendidikan gratis, uang tunjangan selama studi, bahkan jalan jalan gratis di luar negeri, sejak zaman dahulu kala siapa sih yang tidak suka belajar gratis, hmm? Maka dari itu, tidak heran jika jutaan muda mudi di seluruh dunia berlomba lomba untuk mendapatkan beasiswa impiannya. Tetapi tidak sedikit juga, mereka yang berfikir bahwa mendapat beasiswa itu sukar, sudah mencoba berkali kali tapi tetap saja gagal, putus asa dan pada akhirnya melupakan impian beasiswa mereka, naas sekali bukan?

Meski demikian, beasiswa juga tetap menawarkan pilihan pilihannya yang menggiurkan, seperti: beasiswa Erasmus mundus yang memberikan fasilitas berkeliling di 9 negara benua eropa, juga Beasiswa dalam negeri program lanjut doktor. Perlu diketahui, semua beasiswa memiliki “berkah”nya masing masing dan semuanya menarik. Poin pentingnya adalah pilihan kesuksesan beasiswa ada pada diri kita masing masing. Jika kita berputus asa dan menyerah berarti kita akan kehilangan kesempatan luar biasa, sedangkan jika kita tetap berjuang, beasiswa impian tidaklah mustahil untuk didapatkan. Naaaah..Apabila kalian adalah para pemburu beasiswa sekaligus pejuang tangguh, mari simak tips memilih beasiswa berikut ini: 
©shutterstock
1.      Nyali dan motivasi yang selalu prima
Nyali dan motivasi menjadi kebutuhan primer untuk sukses berburu beasiswa, bagaimana bisa? Karena kita akan menghadapi penolakan, diabaikan penyelenggara, serta harus siap lelah tanpa hasil. Bukan tidak mungkin sekali mengajukan lalu diterima, tetapi jika mental kita tidak siap, akan berujung pada putus asa dan menyerah. Pengajuan pertama diterima adalah anugrah namun jika ditolak kita harus melanjutkan perjuangan lagi, bukan berhenti lantas memilih mati. Ingat! Mental kuat, nyali dan motivasi!
2.      Miliki Tujuan yang jelas lagi realistis
Semangat, nyali dan motivasi yang membara akan sia sia jika tidak diarahkan pada tujuan yang jelas. Artinya, pilihlah biasiswa yang sesuai dengan minat, kesukaan lagi bermanfaat untuk masa depan. Hendaknya juga disesuaikan dengan kemampuan dan tidak memaksakan diri, misalnya seseorang yang ahli dalam ilmu bahasa memperjuangkan beasiswa matematika, bukan tidak mungkin tapi menurut nalar manusia kemungkinan lolos beasiswa sedikit, disamping itu kampus tujuan juga harus dipertimbangkan.
3.      Rajin memantau informasi
Informasi adalah kunci, kita harus sering membuka website kampus dan penyelenggara beasiswa yang kita bidik agar kita dapat mempersiapkan diri, mengetahui deadline pengumpulan berkas, juga informasi terkait. Jangan segan untuk mencari informasi dari penerima beasiswa terdahulu, informasi dari mereka akan sangat membantu, tanyakan persiapan mereka, jika memungkinkan mintalah berkas mereka terdahulu, bukan untuk dicontek tapi untuk dipelajari.
4.      Jangan lupakan syarat dan ketentuan
Setiap penyelenggara beasiswa memiliki kualifikasi dan kriteria yang berbeda, baiknya kita mempelajari apa yang penyelenggara inginkan lagi butuhkan juga latar belakang penyedia beasiswa. Jika penyelenggara berlatar belakang sosial kemasyarakatan berarti kita harus mempelajari isu isu terkait masyarakat, kebutuhan mereka, gerakan sosial yang pernah kita lakukan. Penyelenggara beasiswa tidak akan memeilih seseorang yang tidak sesuai dengan visi dan misi mereka tentunya.
5.      Deadlinenya tulis! Big no to late
Hal yang sering diperhatikan penyelenggara beasiswa adalah ketepatan waktu pengumpulan berkas. Kita wajib menulis deadline pengumpulan, deadline wawancara dan semua kebutuhan beasiswa. Ketepatan waktu menunjukkan keseriusan juga profesionalitas kita sebagai calon penerima beasiswa.
6.      Siapkan Plan B, timeline dan checklist
Tips selanjutnya adalah mempersiapkan rencana B. Ikuti banyak beasiswa yang sesuai minat juga kemampuan, tulis semua beaiswa yang diikuti juga kebutuhan beasiswa, usahakan berbentuk timeline jika sudah terlaksana semua piranti beasiswa beri checklist penanda. Lengkapi seluruh kebutuhan beasiswa mu di iPrice Indonesia, buku buku terbaru, elektronik penunjang juga alat tulis kantor tersedia dengan banyak pilihan serta dapat dibeli dengan harga sesuai budget.

Setelah sekian banyak usaha yang kita lakukan, usaha terahir adalah menyerahkan diri kepada kuasa Tuhan sambil terus memperbaiki kualitias diri kita. Mari haturkan doa agar Dia memberikan petunjuk akan pilihan yang terbaik. Terima kasih telah membaca semoga bermanfaat dan selamat berjuang!
salam hangat hellomahesi.id.