::HELLOMAHESI- BEAUTY BLOGGER::

INDONESIA BEAUTY, FOOD, TRAVEL BLOGGER

Minggu, 05 Januari 2020

,
Penatnya duniawi seringkali membuat saya rindu alam negeri. Beruntung, saya tinggal di kota Malang, pemilik jargon kota seribu bunga dan kota apel ini, juga mempunyai alam asri tersembunyi , yaitu: deretan pantai malang selatan. Sewaktu saya masih aktif menjadi anggota pramuka, tahun 2015 lalu, saya bersama kawan kawan melakukan ekspedisi susur pantai, beberapa pantai yang kami lewati adalah: pantai ngantep, bajul mati, jalangkung, watu leter, batu bengkung. ya! berjalan kaki :)
pengalaman itu menjadi salah satu cerita hidup yang berkesan. Oleh karena itu, pantai malang selatan selalu menjadi candu tersendiri.
Teluk asmara, raja ampatnya kabupaten Malang
Pantai Teluk Asmara (baca: Asmoro) terpilih menjadi destinasi liburan akhir tahun 2019. Sebenarnya, kunjungan ini bukan kali pertama. keindahan pantai, serta suasananya yang menyenangkan laksana magnet, menarik saya, agar datang lagi dan lagi. Pantai ini terletak di daerah Tambak, Sitiarjo, Sumbermanjing, Malang, Jawa Timur 65176. Mobil mulai melaju pada pukul 05.30 dan sampai pada pukul 07.15. Pagi hari menjadi waktu yang paling tepat untuk berangkat. Selain menghindari derita macet kota Malang. Udara pagi masih segar pun kalor matahari belum menyengat. satu setengah jam perjalanan jadi tidak terasa!

Sesampainya di teluk asmara, saya dikejutkan dengan membludaknya jumlah pengunjung. Maklum, sufah musim liburan. terlihat dari lautan mobil, sepeda motor bahkan bis! sebelum menuju tempat parkir kami membayar tiket pantai sebesar 10.000 rupiah. Untuk biaya parkir mobil petugas meminta 20.000 ribu rupiah. Biaya ini termasuk iuran kesehatan PMII dan sebotol air mineral. Untuk menuju bibir pantai teluk asmara kita perlu berjalan sekitar 250 meter mendaki gunung lewati lembah (hehehe canda!). melewati gapura selamat datang, penjual cemilan juga gazebo istirahat. sekian lama tidak olahraga, saya ngos ngosan dong!
Spot ini ada di bawah gapura selamat datang, jadi banyak pengunjung lalu lalang

Sesungguhnya ini adalah tiang selamat datang, spot ini memperlihatkan pemandangan TAS dari puncak kejauhan

Hiruk pikuk di pantai teluk Asmara
Peluh terbayar senang melihat panorama mengagumkan, deburan ombak, semilir angin pantai. Dalam setahun terakhir fasilitas pantai semakin lengkap tur baik, sebut saja: posko penyewaan tenda dan alat camping, spot foto teluk Asmoro, kamar mandi VIP, wahana flying fox. Jika, saya perhatikan, semakin siang, air laut teluk asmoro semakin surut, dan pasang kembali pada pukul 14.00 sampai malam. ombak  pasang dimanfaatkan untuk berlaga bagi para peselancar. kalau saya sih, berendam saja cukup! khawatir hilang lalu nama muncul di koran hahaha :) Selain berenang, kita juga bisa hunting spot foto kece loo. berikut hasil hunting fotonya ya..
Ajak sahabat, keluarga, pacar, gebetan, mantan dll mengabadikan momen dan boom! Incredible
Foto ini diambil sekitar jam 08.00-09.00 rona pantai lebih bagus di waktu pagi
ganggang coklat memiliki jutaan manfaat bagi umat, doi juga menjadi bahan baku pembuatan Nori, pencegah stroke, bahan baku salep juga kosmetik
Mantaap!


Bagi yang mau berkemah tidak perlu khawatir ribet, sudah ada pos penyewaan alat camping, carpet, kompor, matras, anda hanya perlu menyediakan uang sewa dan menitipkan KTP sebagai jaminan pengembalian. Petugas penjaga pantai juga rajin mengingatkan pasang surutnya air, memantau aktifitas diluar batas dsbg. 

Rangkuman Detail biaya Pantai Teluk Asmara

Bermain di pantai memang sangat menyenangkan, berpetualang dan dekat dengan alam. meski begitu, ada beberapa hal yang sangat disayangkan yaitu aktifitas membuang sampah sembarangan, beberapa kali saya menemukan sampai plastik dari lautan terbawa ombak di bibir pantai, belum lagi sampah2 kecil berseliweran puntung rokok, tutup botol, bungkusan snack. Jika bukan kita yang menjaga alam ini. siapa yang kan sayang bumi pertiwi. 

Terima kasih sudah membaca tulisan ini semoga bermanfaat. da daa! see you another post!

Selasa, 01 Oktober 2019

,




Annyeong haseoo? Apakabar teman teman semua? baik dong pastinya! Oh iya.. siapa disini penggemar Drama korea? Atau bahkan pecinta K-Pop pemerhati bias? hohoho tidak usah ditanya Rahna Mahesi termasuk salah satunya lhoo. Percaya tidak percaya, salah satu unsur drama yang paling berpengaruh pada aktifitas kita adalah Kuliner. Ya! Kuliner korea. Seringkali ketika sang bintang halyu memerankan adegan makan mie dan icip icip jajan jalanan perut Indonesia ini, ikutan berdendang. Alhasil, kita berburu jajanan deh! Naaaah... Bagi sobat sulthan mungkin saja mampir ke korea buat sarapan, lah kalo bukan (belum hohohoh) jadi sultan masa iya bisane mung nyawang? (#sobatambyar) Sini sini kita makan bareng aja di Aventree.

Aventree apaan deh? Aventree adalah restoran korea pertama yang ada di Kota Malang, Jawa Timur Indonesia. letaknya di Jl. Soekarno Hatta Blok B No.4A 65142, Malang, East Java - Indonesia. Berawal dari sukanya sang pemilik akan korea, tanggal 9 juli 2014 restoran ini resmi didirikan dan sudah beroperasi selama 5 tahun terakhir bersama 25 tim aventree. Tidak hanya restoran, aventree juga memiliki rumah singgah/homestay bagi para pelancong nasional maupun International.

Usut punya usut, pemilihan kata aventree tidak sembarangan guys, ada makna filosofisnya. Mas Rio selaku pemilik Aventree menjelaskan bahwa aventree berasal dari dua kata yaitu: Aven dari bahasa yunani  berarti kekuatan magis yang mengundang kunjungan, sedangkan tree dari bahasa inggris berarti pohon. Layaknya makna, Aventree diharapkan mampu menjadi rumah bagi semua, serta menjadi resto rujukan kuliner korea di Kota Malang.

Owner Aventree menjelaskan menu yang disediakan
Kuliner korea memang beragam, namun bagi umat islam harus lebih hati hati dalam memilah makanan, pasalnya kuliner korea sering menggunakan bahan bahan non halal seperti: daging babi, soju, sosis darah(sundae). Kabar baiknya resto Aventree menjamin kehalalan kulinernya hingga 100% plus tersertifikasi MUI. Jadi, kita tidak perlu khawatir lagi deh! soal rasa aventree juga menyuguhkan kemiripan masakan asli hingga 90%. Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman bakar bakaran BBQ n Grill ala ala Drama Korea.

Beragam menu dapat kita pilih sesuai selera, beberapa sudah matang dan lainya dimasak sendiri, sebagian meja dilengkapi kompor dan grillnya. Teruntuk anda yang masih pemula kuliner korea akan ada pengarahan dari petugas terkait cara memasak dan tingkat kematangan. Ada juga Pilihan menu “soup” yang cocok untuk Anak anak. Sore itu, saya bersama teman blogger berkesempatan berkunjung ke resto ini, begitu menu andalan dihidangkan reaksi kita ni “waaw korea bangets”. Berikut menu andalan yang disajikan aventree:
1.    Teobokki
yakin ga mampir aventree? variant menu ini bisa ditambah mozarella cheese diatasnya

3.    Odeng

yey! odeng salah satu jajanan populer terbuat dari snack ikan
4.    Jampong
mie kuah pedas korea yang dicampur seafood dijamin bikin ngiler!

5.    Kimbab
kimbab aventree dabest!

6.    BBQ and Grill bouquet

yang paling ditunggu acara bakar bakar daging, dagingnya sudah dimarinasi yaa, main lezat!
7. BBQ Snack

Oh iya! paling penting nii.. Aventree menawarkan harga yang sebanding dengan kualitas bahan makanan, pilihan menu, pengalaman, serta pelayanannya. Untuk personal meal harga makanan berkisar antara 10.000 sampai 40.000 rupiah, sedangkan paket grup (2-4 porsi) bisa lebih hemat kisaran 30.000 sampai 250.000 rupiah. Fasilitas restoran juga lengkap lhoo, berikut fasilitas Aventree:
1.    Musholla Luas
2.    Tersedia ruangan bebas rokok
3.    Wifi
4.    Spot foto Instagramable
5.    Ruang meeting Serbaguna kapasitas 10-15 orang

Para pengunjung yang datang juga dari beragam latar belakang, namun sering kali aventree menjadi pilihan bagi keluarga untuk berakhir pekan. beberapa komunitas juga menjalin kerjasama dengan aventree. Bahkan aventree juga pernah dikunjungi oleh penduduk asli korea. kalau teman teman mengunjungi kota Malang jangan lupa untuk berkuliner oppa oppa ya...kalian bisa cek harga dan membuktikan tulisan ini di website www.aventree.co.id atau media sosialnya IG @aventree

untuk restonya kisaran 1-10 kita beri nilai?

SEMBILAAAAN! horee!

 Sekian review kuliner kita hari ini, selanjutnya kita bahas homestay dan rahasia sukses restoran ini.. so! stay tune everyone luuuv :)

Rabu, 18 September 2019

,

Jalan jalan menjadi kegiatan melepas penat yang menurut saya wajib dilakukan. Karena, rutinitas harian, hiruk pikuk kesibukan, ocehan orang yang tidak sengaja terdengar sungguh mempengaruhi kesehatan jiwa raga kita sebagai manusia. Saya pribadi membagi kegiatan jalan jalan menjadi 2 macam, yaitu: Metime rutinan serta dulin adoh. Metime rutinan adalah kegiatan jalan jalan ringan yang tidak membutuhkan banyak tagihan seperti: berenang, jalan jalan di Mall—serius!jalan jalan aja g perlu borong semua, yaaaah… kalau ada rezeki ya boleh lah beli mikap hahahah— atau senam dilanjut maskeran. Pokoknya metime rutinan  ini ampuh buat menghilangkan penat setelah seharian beraktifitas.

berbeda dengan dulin adoh, jalan jalan yang satu ini bisa dibilang sudah direncanakan jauh jauh hari baik destinasinya, budgetnya, teman temannya, akomodasi dll. Dan buat kalian para pecinta travelling pasti punya dong destinasi wisata impian *emot ketawa. Suatu kali saya terperanggah dengan ujaran salah seorang teman ”pokok e aku kudu nang raja ampat sak durunge rabi ambek kanca kancaku” (pokoknya, saya harus bisa pergi ke Raja Ampat sebelum menikah bareng sama teman temanku). Weeh..boleh juga nih impiannya pikirku. Semua orang bebas menentukan impiannya, termasuk kita kan?

Sejak dulu saya sangat exited dengan destinasi baru plus ragam budayanya. Suatu hari kalau saya mempunyai kesempatan dulin adoh lagi, saya berharap bisa naik pesawat ke daerah jauh ujung timur Indonesia, tentu saja! Merauke sampai Papua Nugini. Saya kira menelisik daerah daerah perbatasan akan menjadi bagian pengalaman yang sangat berkesan.

Papua Nugini menjadi pilihan destinasi impian karena negara ini belum banyak gaungnya dalam bidang pariwisata. Selama ini ketika saya menginjakkan kaki di tempat yang tersembunyi, saya selalu menemukan keunikan dan kebahagiaan tersendiri. Entah pasir yang lebih putih atau penduduk yang ramah menyuguhkan kopi. Apa yaa yang akan saya temukan di Papua Nugini nantinya.

 good bye and see you another day Doc: detak.co

Menurut situs travelling yang saya baca. Dari bandara Jayapura, kita memerlukan waktu sekitar 2 jam  untuk sampai di Papua Nugini. Mobil/ bus yang kita kendarai tidak dapat memasuki Papua Nugini, jelas saja karena kita sudah memasuki negara lain. Gapura selamat datang berdiri kokoh memisahkan tanah teritori NKRI dan Papua Nugini.  "Good Bye and see you another day" demikian slogan yang tertulis.

Berikut adalah beberapa harapan yang ingin saya lakukan ketika bisa sambang Papua Nugini: pertama, saya ingin tau, bagaimana rasanya melintasi Negara tanpa paspor, 300 M dari gerbang perbatasan kita diperbolehkan berlalu lalang tanpa paspor, kecuali jika kita hendak menginap di ibukotanya Port-Moresby. 

Selanjutnya adalah bermain Air! yeiiy....
Pantai dan wisata air di papua nugini masih asri serta banyak spot Snorkling, scuba diving. Hal ini karena Papua Nugini termasuk daerah jajaran oseania. sebut saja Teluk Kimbe pemilik pemandangan indah berlatar langit dan air biru tenang. Saking indahnya, saat ini sudah banyak balai dan komunitas pelestari,  teluk kimbe. 
Teluk kimbe-Papua Nugini

Dan bila waktu berkunjungnya tidak sebentar, saya ingin mengunjungi sekolah yang ada di Papua Nugini, bertemu teman teman kecil lalu berbagi keseruan tepuk tangan, atau bahkan saling bertukar jajanan. Karena menurut saya, tidak bisa dipungkiri bahwa binar mata anak anak sekolah selalu mengisaratkan aura agar kita kembali datang. tatapan anak anak selalu hangat.
.
Finally.. destinasi impian kalian apa nih? share di kolom komentar ya..
teruntuk para pembaca, terima kasih banyak sudah berkunjung, semoga kita bisa mengunjungi dan berkeliling di bumi Tuhan yang sangat luas. Amiin lana Al fatihah :)

Senin, 16 September 2019

,

Salah satu hal yang paling saya gemari adalah mendengarkan cerita dari para pendahulu, bapak, ibuk, tak terkecuali embah. Apalagi kisah yang berkaitan tentang: pertemuan pertama mereka, masa kecil, hantu hantuan, mitos tanah jawa, primbon, wayang juga perjuangan melawan penjajah. Entah kenapa, saya kagum dengan keajaiban yang ada. Beberapa fragmen keasyikan dan kenangan yang mereka ceritakan tidak sempat saya rasakan, semisal ibuk membuat “gudir-gudiran” (agar agar bening warna pink) dari kulit buah jambu bali dan sabun cuci, katanya bisa betulan jadi agar agar. Sayang, produk sabun cucinya saja sudah tak rupa. 

Atau kisah embah putri (saya biasa memanggil beliau emak) yang pernah hidup di masa transisi penjajah belanda dan jepang. Menurut cerita emak, dulu masyarakat sering membuat persembunyian dari galian tanah, penutupnya berasal dari bambu berbalur daun rambat. “mak nate ndelik mriku?”(mak pernah sembunyi disitu) tanyaku
Beliau tergelak “yo kabeh tau, Cuma slamet teko bom, kecipratan ae, iki bekase” (Ya semua pernah sembunyi, bedanya—mak—selamat dari ledakan bom, hanya terciprat sedikit, ini bekasnya) sembari menunjukkan lekukan daging di kaki “cuil” rupanya. 
Ratu Helmina, Doc: Wikipedia
Biyen nduk kene enek ratu, jenenge ratu helmina yo wong londo” (Dulu, disini—daerah perak jombang—ada seorang ratu, namanya ratu helmina orang belanda). Saya mengumpulkan beberapa informasi terkait ratu helmina, beliau adalah pewaris satu satunya raja belanja, bisa disimpulkan emak hidup di masa beliau, konon katanya sang ratu juga jatuh hati pada Raja Indonesia lhoo. Emak juga pernah menjadi buruh masak orang cina, tak heran ketika beliau mendirikan warung kopi, tersedia banyak kudapan lain, selaksa: ketan sambel, ketan bubuk, gorengan. Tak abai warung emakpun selalu ramai.
“lah sampean bagian opo buk?” (lah ibuk membantu emak bagian apa?) tolehku pada ibuk
“aku? Yo sembarang kalir, mesusi ketan, meresi santen, godok banyu uakeeh” (aku? Ya semuanya macem macem, mencuci beras ketan, memeras santan, merebus air, ya banyak)
Tak kalah menarik, cerita bapak waktu perang di timor-timor, oh iya! Bapak merupakan seorang purnawirawan TNI AD yang bertugas di masa presiden Soeharto. Kata bapak, Tentara dulu dan zaman now sungguh berbeda. Dulu, tentara memiliki kekuatan lebih dan menjadi stake holder pemerintahan. Hal ini tak lepas dari jasa pahlawan Nasional kita Bapak Abdul Haris Nasution yang mencetuskan dwifungsi ABRI. Dwifungsi adalah gagasan yang diterapkan oleh Pemerintahan Orde Baru yang menyebutkan bahwa TNI memiliki dua tugas, yaitu pertama menjaga keamanan dan ketertiban negara dan kedua memegang kekuasaan dan mengatur negara. Dwifungsi sekaligus digunakan untuk membenarkan militer dalam meningkatkan pengaruhnya di pemerintahan Indonesia, termasuk kursi di parlemen hanya untuk militer, dan berada di posisi teratas dalam pelayanan publik nasional secara permanen.   Bapak mendapat tugas untuk mendamaikan kerusuhan di daerah timor timor—sisa sisa ricuh pisah negara— 

Abdul Haris Nasution, Doc: wikipedia
“pak nek perang aduse piye” (pak kalo perang mandinya gimana?)
“perang kok adus, yo ditembak musuh e, tentara perang ero banyu langsung njegur sak klambi klambine” (perang kok mandi, ya ditembak musuh, tentara kalo lihat air pas perang langsung nyebur sebaju bajunya) Sampai sekarang jika saya QTime dengan mereka saya selalu mengharap kisah.

Bisa dibilang pengalaman bapak adalah sekelumit bagian dari perjuangan memerdekakan dan mengamankan Indonesia, 54 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 1 oktober 1965, seorang pemuda tengah terluka, pergelangan kakinya patah, pakaian yang dikenakan juga masih bersimpah darah, Kehilangan dua kekasih  di malam yang sama. Beliau adalah Abdul haris Nasution, seorang jendral besar TNI yang lahir pada tanggal 3 desember 1918, Salah satu anggota militer yang menjadi incaran kebengisan Gerakan 30 September PKI/ G30SPKI.
Tanggal 30 september 1965, PKI berencana menculik 7 perwira TNI yang diduga anti komunis, salah satunya adalah pak Nas, kala itu beliau sedang beristirahat di kediamannya, letnan Doel Arif pemimpin G30SPKI mendatangi kediaman pak nas dengan 4 truk dan 2 mobil militer. Pos penjaga kediaman pak nas juga tidak curiga melihat mobil tersebut karena masih milik tentara. Letnan Doel arif berhasil menguasai pos penjaga dan 15 tentara memasuki kediaman pak nas.

Rekam kejadian G30SPKI berbentuk Diorama, Doc: grid.id
Istri pak nas terjaga setelah mendengar pintu dibuka paksa, sembari memeriksa sekitar, beliau melihat pasukan cakrabirawa—pasukan penjaga presiden, sekarang paspampers—mengusung pistol dan siap menembak. Nyonya nasution panik, berteriak memberi tahu pak Nas, belum sempat memeriksa, tembakan demi tembakan sudah mengarah ke kamar tidur mereka, menghancurkan pintu bawah, membangunkan seisi rumah. Pak Nas berhasil menyelamatkan diri lewat pintu samping, berlari ke halaman belakang lalu memanjat pagar untuk berlindung di kedutaan irak, alhasil pergelangan kaki beliau patah.
Sementara di lain tempat, seorang anak kecil tidak berdosa menjadi sasaran peluru pasukan cakrabirawa. Ade Irma Suryani, putri bungsu pak nas yang masih berumur 5 tahun mendapat 3 peluru bersarang di punggunnya. Irma ditembak dalam gendongan adik pak nas. Kejadian ini dapat dikenang serta dipelajari jejaknya di Museum Sasmitaloka, ada reka kejadian berbentuk patung diorama termasuk diorama pahlawan kecil kita Ade Irma Suryani. Lahum Al-Fatihah...  

  1. Beberapa hal yang membuat saya tetap bergeming dan memilih beliau sebagai pahlawan idola adalah, sikap kepemimpinan dari Pak Anas, meski menjadi panglima tertinggi TNI AD pada masa orde baru, beliau tidak semena mena bahkan turut bahu rekso berjuang demi Indonesia. Pak anas bahkan mengabadikan pengalam perang gerilya dalm sebuah buku berjudul "pokok pokok gerilya"
  2. Kejadian G30SPKI berdekatan dengan tanggal kelahiran pahlawan saya (bapak) tulisan ini juga saya persembahkan untuk bapak. seseorang yang terlahir selepas kejadian bersejarah. 1 oktober pak anas terluka, patah pergelangan kakinya, 2 oktober bapak lahir di dunia. teruntuk semua pahlawan kalian, lelaki terbaik kalian lahum Alfatihah :

mungkin sampai sini, kisah pak nas pun juga kisah pak rukun. semoga bisa berlanjut di tilisan rahna yang lain.. terima kasih sudah berkunjung dan Salam Bahagia

     -Rahna Mahesi Retnani-

Senin, 09 September 2019

,


Siapa disini yang lahir dari kandungan langsung pergi lari lari? atau tiba tiba hadir aja di dunia? hmmm saya rasa tidak mungkin ya bagi manusia biasa karena Sejatinya manusia tidak pernah berhenti berproses, kehidupan yang Tuhan anugrahkan ini dimulai pada tanggal 19 juni 23 tahun yang lalu, tak terasa sudah puluhan tahun saya berkelana. Meski begitu, beberapa memori masa kecil masih tersimpan rapi, dan sewaktu waktu bisa "kelingan" lagi. sebagaimana yang saya rasakan sekarang ini. Mungkin jika frame masa lalu itu saya ceritakan secara beruntun, bisa jadi buku setebal kitab suci. Ah! tapi tidaklaah... saya tidak sedang menulis biografi.

Seperti biasa, rumah saya tidak pernah lenggang. Memiliki rumah di samping jalan raya membuat telinga senantiasa berdesing, debu yang tidak pernah surut, serta dedaunan berlapis debu menghitam. beragam kendaraan juga selalu lalu lalang di depan rumah, Weeeeeeeng! Braaak! bahkan kecelakaan juga sering terjadi. Pernah suatu hari, kami (saya, bapak, dan ibuk) asik bercengkramah di kamar depan, tiba tiba suara dentuman tabrak terjadi pas di depan rumah. kami terkedjod pastinya. Ibuk yang berprofesi bidan biasanya langsung tanggap, memberi korban segelas air bahkan menjahit dahi. 

Ngomongin bu bidan, Saya sempat menjadi asistennya lhoo *emot kacamata sok keren mueheheh
Ibuk bekerja di salah satu puskesmas kota santri. yaaah.. selayaknya para bidan lain, ibuk juga membuka Praktek kesehatan di rumah sendiri. Kala itu umur saya masih terbilang belia, masih murid kelas 2 atau 3 SD gitu, dasar bocah keutjill penuh kekepoan, kalau ada pasien praktek bersalin, saya tak segan nyelonong masuk ruangan ibu hamil dan berakhir dengan ujaran ibuk:
"Nduk ojo rene, engko ae pas ngedusi bayi" (nduk jangan kesini, nanti aja pas memandikan bayi)
me and mom ibuk bidan kesayangan-, like mother like sisturr
Rahna kecil melengos kesal. tetapi ibuk kembali memanggil jika waktu memandikan bayi. Alhasil masa kecil saya familiar dengan tangisan bayi, gurita bayi, jarik, popok, canting dsbg. Tidak jarang ibuk meminta bantuan untuk membuatkan teh manis, mungkin inilah cara ibuk berbagi bahagia pada anak anaknya, setiap gelas teh manis, saya akan diberi uang saku Rp.1500,- Mengingat harga jajan era 2000 masih berkisar 100 rupiah, bagi murid SD, uang itu cukup untuk nabung plus belanja jajan, benar begitu?

Oh iya! Bisa dibilang sejak kecil saya adalah anak yang aktif barangkali hiperaktif, ibuk bapak suka was was setiap kali membawa saya berbelanja, karena satu kejadian dimana saya pernah asal mengambil barang barang toko yang saya suka, lalu saya masukkan keranjang. Ibuk baru sadar kenapa belanjaan makin banyak ketika akan bayar di kasir. Mungkin ibuk tidak habis pikir dengan kejahilan saya, barang tersebut tidak dibeli tapi ibuk meminta saya mengembalikan lagi ketempatnya.
"Ayo balekno nggone!" (ayo kembalikan ke tempat semula)"

Melihat foto foto lama berasa naik mesin waktu, foto ini membuat saya teringat bahwa saya pernah ikut lomba nari, ya kariiim MENARI! WHAATS?! sekarang kemana kemampuan itu pergi? hahahah, kalau tidak salah lombanya di Pendopo Kab. jombang mewakili TK Pertiwi, sampai sekarang bapak kalo lihat foto ini selalu menggoda: "nek foto mlirik motone" sembari tergelak. Saya pernah juga meramaikan pidato Bahasa Inggris di MI. Bu Guru menunjuk tiga orang murid untuk mengisi pidato bahasa Inggris di sekolah. waktu itu belum bisa membaca teks Bahasa inggris, alhasil ibuk dan guru sekolah menulis cara baca di setiap kata semisal: hororable = onorabel , happy +hepi dst

 
Seorang anak ditemukan mecicil lelah setelah lomba menari

Nostalgia masa kecil memang sangat menyenangkan, apalagi punya foto dokumentasi,  suka nyesel uring uringan sendiri kalau moment bagus tidak diabadikan, sebenarnya masih banyak keseruan masa kecil saya, entah itu yang jatuh masuk selokan ketika belajar naik sepeda, memakan bunga kamboja, dolanan masak masakan, princess princessan, makan isi pencil, hadeeeh sampe pernah make up pake krayon dan pensil warna LYRA.

dan maaasiih banyak lagi. tetapi cukup sekian postingan kali ini, kalau kalian punya kenangan masa kecil, yuk saling berbagi cerita, setiap orang punya kisah unik sendiri dalam kehidupannya, sayang jika hanya dinikmati sendiri, so gusys, speak Up! spread happiness! bai bai :)

Salam dari kami Rahna dan Pak Rukun, bai bai!